Dataran Tinggi Gayo dan Fakta Uniknya

Dataran Tinggi Gayo Aceh

Dataran Tinggi Gayo, setiap orang memiliki ekpektasi tersendiri, terutama bagi yang belum pernah berkunjung secara langsung

Dataran Tinggi Gayo, Wikipedia

Merupakan daerah yang berada di salah satu bagian punggung pegunungan Bukit Barisan yang membentang sepanjang Pulau Sumatra.

(Sumber Wikipedia)

Sekilas Fakta Fakta Tentang Dataran Tinggi Gayo

1. Dataran Tinggi Gayo Meliputi 3 Kabupaten

Secara Administratif Meliputi Kabupaten Aceh Tengah dengan Ibu Kotanya Takengon, Kabupaten Bener Meriah dengan Ibu Kotanya Redelong, serta Gayo Lues dengan Ibu Kotanya Blang Kejereng.

2. Penghasil Kopi Arabika Terluas di Indonesia

Dengan luas lahan diatas 100 ribu hektar, terutama di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Kawasan Dataran Tinggi Gayo memiliki perkebunan Kopi Arabika Terluas di Indonesia. Tidak hanya luas, namun kualitas kopi gayo yang dihasilkan dari daerah ini merupakan salah satu kopi terbaik di Dunia

Diskon!
Diskon!
SALE
Rp365,000 Rp360,000
Diskon!
Rp190,000 Rp185,000

3. Gayo adalah Nama Suku, Juga Nama Wilayah

Masyararat di luar Aceh, khususnya di luar pulau sumatera lebih banyak mengenal Gayo karena Kopinya yang sudah terkenal, namun mereka sendiri belum mengetahui bahwa Gayo tersebut adalah nama salah satu suku yang ada di Aceh, dan sekaligus, Gayo merupakan sebutan untuk wilayah regional di Aceh. Uniknya, Suku Gayo memiliki Lagu Wajib Daerah, Bahasa serta Budaya yang secara total berbeda dengan Suku Aceh.

4. Asal Tari Saman Berada

Tepatnya Tari Saman berasal dari Kabupaten Gayo Lues, Tari saman hanya boleh dimainkan oleh laki-laki, serta harus berjumlah ganjil. Berbeda dengan saat pembukaan Asian Games yang lalu, dimana masyarakat Indonesia menyangka tarian tersebut adalah tari sawan.

5. Memiliki Destinasi Wisata Alam yang Terkenal

Burni Telong Dataran Tinggi Gayo

Kawasan Dataran Tinggi Gayo memiliki wisata alam yang asri, beberapa diatantaranya yang cukup populer adalah Danau Laut Tawar di Takengon, Aceh Tengah, Gunung Api Burni Telong di Bener Meriah, Air Terjun Kolam Biru di Rerebe Gayo Lues, Pantan Terong di Aceh tengah dan masih banyak lagi.

6. Mayoritas Beragama Islam

Seperti halnya Provinsi Aceh, masyarakat yang menghuni Gayo adalah penganut Agama Islam. Meskipun Daerah ini sangat majemuk dan menjaga toleransi yang sangat baik bagi non muslim yang bertempat tinggal dikawasan ini, maupun kepada pendatang.

7. Terkenal dengan Keramahtamahan

Bukan Gayo namanya kalau tidak ramah, faktor inilah yang menyebabkan banyak perantau yang maroritas dari Jawa memilih untuk menjadi penduduk tetap disana, mereka awalnya mencari pekerjaan untuk sementara waktu hingga menjalin hubungan kekeluargaan yang sangat erat di rumah masyarakat Gayo. Rata-rata perantau tersebut memiliki orang tua angkatnya selama berada di Gayo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *